1. Skip to Menu
  2. Skip to Content
  3. Skip to Footer

Saat Mahasiswa Teknologi Hasil Pertanian Berpameran, Dari Ice Cream Temulawak, Olahan Buah Naga Sampai Super Mario

es krim temulawak.

Pagi itu halaman kampus Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Universitas Jember terlihat ramai.Tampak beberapa tenda sudah tertata rapi dengan beraneka ragam produk di setiap stand-nya. Uniknya, para mahasiswa yang menjaga stand sengaja berpakaian semenarik mungkin, bahkan ada yang berselempang sarung. Hari Rabu (23/5) Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas mengadakan “Gelar Produk – Pengembangan Produk Baru Bidang Pangan Fakultas Teknologi Pertanian UNEJ 2012”. Acara yang menampilkan hasil karya mahasiswa Jurusan Teknologi Hasil Pertanian yang mengikuti mata kuliah Pengembangan Produk Baru.

Menurut ketua pelaksana kegiatan, Gading Wiraji, ada empat belas kelompok mahasiswa yang tampil. Setiap kelompok beranggotakan tiga sampai lima mahasiswa. Tema yang diusung kali ini adalah “Inovasi Produk Pangan Sebagai Upaya Pengembangan Produk Baru Dalam Diversifikasi Pangan Di Jember.” Selain sebagai ajang memamerkan produk kreatif hasil karya mahasiswa, produk yang dipamerkan  juga dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari Fazni Febrianis (Bogasari,Surabaya), Arif Guntur (praktisi pangan) dan Oryza Andriansyah (jurnalis beritajatim.com) yang kesemuanya alumnus FTP Universitas Jember.

Beragam produk olahan pangan mereka tampilkan. Salah satunya seperti yang digarap oleh Helen dan kawan-kawannya. Mereka kreatif menambahkan sari temulawak dalam ice cream buatannya. “Temulawak mengandung curcumin, zat yang baik menjaga kesehatan organ hati, pencernaan dan menabah nafsu makan. Jadi kami berpikir mengapa tidak ditambahkan ke ice cream, sehingga tidak hanya sekedar enak, tapi juga menyehatkan,” urai mahasiswa angkatan 2011 ini. Tidak hanya ice cream temulawak saja, Helen dan kawan-kawannya berencana membuat ice cream jahe, kunyit dan bahan lain yang biasa dipakai sebagai jamu.

Beberapa kelompok mahasiswa lebih memilih mengolah buah naga. Ada produk sirup, selai, teh, manisan dan minuman yang semuanya berbahan baku dari buah naga seperti yang dilakukan oleh Nobi beserta koleganya. Mereka kreatif mengolah buah naga dari buah hingga kulitnya. “Kami menerapkan zero waste system sehingga semua bagian dari buah naga terpakai. Bahkan kulitnya kami buat sebagai teh yang dipadu padankan dengan rosella dan kapulaga. Buah naga mampu menurunkan kadar kolesterol, mencegah kanker dan kaya zat antioksidan,” jelas Nobi yang produknya sudah dipasarkan di beberapa toko dan apotek di Jember ini.

Sementara stand di sebelah Nobi dan kawan-kawan lebih memilih mengolah buah naga sebagai filling untuk kue bolu kukus yang dinamai Dragon Bol. Tak ketinggalan hasil kreatifitas mahasiswa yang menjual makanan ala Jepang yakni sushi yang diberi merk Super Mario alias sushi lemper. Ada juga Donking Kong, donat berbahan baku singkong dan Dedako yang juga menarik banyak pengunjung untuk mencicipi. Dedako adalah dendeng daun singkong yang murah meriah namun berkhasiat. Tak ketinggalan Burger Vegan yang sehat, Mix Vegetable Nugget dan produk olahan pangan lainnya.    

Acara yang baru kali pertama kali diadakan ini menarik banyak pengunjung, tidak heran jika saat sambutan pembukaannya, Dekan FTP, Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng berencana menjadikan acara ini sebagai agenda tahunan di FTP. “Nanti akan kita rencanakan ada FTP Food Fair atau FTP Expo sehingga cakupannya lebih luas, tidak lagi pameran hasil karya mahasiswa yang mengambil mata kuliah Pengembangan Produk Baru, tapi memamerkan hasil karya mahasiswa FTP,” katanya.

Dr. Ir. Iwan Taruna, M.Eng berpendapat acara seperti ini dapat mendorong daya kreativitas, inovasi sekaligus menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan mahasiswa. Menurutnya Jember kaya akan potensi pangan namun nilai tambahnya masih kurang, sehingga diharapkan “Gelar Produk – Pengembangan Produk Baru Bidang Pangan Fakultas Teknologi Pertanian UNEJ 2012” mampu menggali potensi pangan dan diversifikasi pangan di Jember.

Sementara itu pengampu mata kuliah Pengembangan Produk Baru, Dr. Ahmad Nafik, STP menjelaskan jika semua mahasiswa yang mengambil kuliah Pengembangan Produk Baru sepakat untuk memamerkan produk karyanya sebagai salah satu implementasi Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK). “Setiap karya mahasiswa harus mengambil bahan pangan yang ada di Jember,” tuturnya. (iim)

Foto-foto kegiatan pameran :

Juri sedang mencicipi Burger Vegan

 

Helen dan kawan-kawan

 

Suasana Pameran di FTP

 



Unit Kerja

Tamu Online

Kami memiliki 279 tamu dan tidak ada anggota online