Empat Software Multimedia Yang Perlu Perantau Kuasai

software

Jember, 4 Mei 2016

Di era moderen seperti sekarang ini mencari pekerjaan bukanlah perkara yang mudah, diperlukan waktu dan tenaga yang lebih untuk melakukannnya. Terutama bagi para mahasiswa perantauan yang harus pergi jauh meniggalkan kampung halaman dan keluarga mereka. Orang tua mereka harus rela mengeluarkan biaya yang tidak sedikit bagi anak mereka yang akan merantau ke kota dimana akan menuntut ilmu sarjana. Biaya SPP kuliah, kos, makan dalam sebulan, dan kebutuhan tambahan dalam sebulan apakah itu untuk print, fotocopy, atau untuk sekedar nongkrong. Belum lagi jika termasuk dalam keluarga yang kurang mampu, pastinya merantau akan sangat menambah beban hidup.

Uang jajan yang diberikan orang tua untuk kebutuhan bulanan biasanya kisaran 500 ribu sampai 2 juta rupiah, tidak termasuk uang kos hanya uang makan dan kebutuhan bulanan. Setiap mahasiswa pasti berbeda tipe dengan uang jajan kisaran tadi, ada yang pandai mengatur keuangannya sehingga dengan uang jajan yang minimal saja bisa cukup untuk kebutuhan dalam satu bulan. Ada juga yang tidak bisa mengatur keuangan, dengan uang yang minimal tidak bisa untuk mencukupi kebutuhan bulanan.

Sebagai anak pasti ingin meringankan beban dari orang tua setidaknya dengan cara bisa bebas finansial dan tidak meminta uang jajan lagi kepada orang tua. Sebagai anak yang merantau pasti tahu bahwa kebutuhan untuk merantau tidak sedikit dan perlu mencoba untuk mencari penghasilan sendiri. Tatapi mungkinkah bagi seorang mahasiswa untuk bekerja part-time sementara tugas, presentasi, praktikum, maupun organisasi menupuk, apalagi bagi mahasiswa teknik. Mungkin tidak mungkin untuk melakukannya, kita lebih sering mendapati mahasiswa yang kuliah sambil berbisnis seperti jualan makanan, pakaian, atau sepatu untuk membantu keuangan mereka.

Mungkin berbisnis sudah biasa, bagaimana bila bekerja sebagai pekerja lepas atau biasa disebut freelancer, dengan menggunakan skill multimedia maka bisa bekerja sambil kuliah. Namun tidak semua orang menguasai skill multimedia, oleh karena itu sebagai anak perantauan perlu menguasai setidaknya dua atau tiga software multimedia agar hidup sebagai perantauan tidak meminta terus kepada orang tua, apalagi jika laki-laki maka perlu bekerja keras karena kelak ia akan bekerja untuk menghidupi keluarganya.

Sudah banyak software mulitmedia bertebaran dan dapat didownload gratis mulai dari software yang expert seperti software pemrograman hingga software yang mudah dipelajari bagi pemula sekalipun. Dibawah ini adalah empat software multimedia yang sangat disarankan bagi kalian terutama sebagai perantau untuk dikuasai.

  1. Adobe Photoshop

Software edit foto yang paling terkenal, kegunaannya tidak hanya untuk edit foto saja tetapi juga untuk membuat desain-desain yang keren. Photoshop sering digunakan oleh seorang desainer UI/UX untuk membuat desain interface aplikasi maupun desain interface website. Photoshop sudah menjadi umum bagi freelance yang berkecimpung di dunia desain dan wajib hukumnya untuk menguasai photoshop. Software grafis bitmap ini memang sangat cocok untuk mendesain desain yang membutuhkan gradien yang mirip seperti aslinya.

  1. Corel Draw

Software populer berikitnya masih termasuk kategori software desain, kegunaannya bisa dikatakan jauh berbeda dari Photoshop yang memang untuk edit foto sedangkan Corel Draw lebih untuk membuat desain grafis. Corel Draw berbasis verkor atau dot sehingga cocok untuk membuat logo atau poster. Penggunaan tools dari Corel Draw juga bisa dibilang mudah dipelajari bagi pemula sehingga ini adalah juga software wajib yang dikuasai oleh anak perantau.

  1. Adobe Illustrator

Tidak jauh berbeda dengan Corel Draw, Adobe Illustrator atau biasa dibilang Illustrator ini berbasis vektor. Secara keseluruhan software ini memang sama persis seperti Corel Draw tetapi yang memproduksi adalah Adobe dan juga tools dalam Illustrator lebih mirip dengan tools Photoshop. Untuk penggunaannya, Illustrator termasuk mudah untuk dipelajari meskipun butuh waktu yang sedikit lebih lama daripada mempelajari Corel Draw. Profeessional desainer biasanya menggunakan  Adobe Illustrator untuk mendesain logo, maskot, dan semua desain vektor. Secara umum Illustrator memiliki warna yang lebih tajam dari Corel Draw sehingga desain terlihat lebih real.

  1. Adobe Lightroom

Bagi kalian yang hobi dengan foto grafi maka jangan sia-siakan hal tersebut karena dari hobi itu bisa menghasilkan uang yang dapat membantu biaya bulanan sebagai anak rantauan. Adobe Lightroom ini berbeda dengan Photoshop yang digunakan untuk edit foto atau manipulasi foto, software ini digunakan untuk mengatur kecerahan dan pewarnaan pada foto. Software ini sering digunakan oleh fotografer profesional dan kalian yang hobi fotografi perlu menguasai software ini.

Kekempat software diatas merupakan software yang termasuk dalam kategori mudah dipelajari sehingga kalian sebagai anak perantauan dapat dengan mudah menggunakan software multimedia diatas. Setelah menguasain software diatas maka untuk kuliah sambil mencari uang bisa dilakukan pastinya dengan usaha dan berdoa.

1433157458837

Nama : Burhanuddin Ahmad
Alamat : Perum ITS Blok X/8 Surabaya
Email: burhanahmeed@gmail.com

3 Comments

  • aa
    Reply

    Tulisan yang sangat aneh, tidak nyambung sama sekali. Maunya kemana, lewat jalan mana&akhirnya sampainya dimana, aneh. Da anehnya jok bisa diposting disini

  • sepatu safety terbaru
    Reply

    I will right away {take

  • sepatu keselamatan kerja
    Reply

    grab your rss as I can?t to find your e-mail subscription hyperlink or e-newsletter service. Do you?ve any?

Leave us a Comment