Larisnya Bisnis Hijab, Untungnya Juga Sedap

hijab_unej-630x330px

Jember, 9 Februari 2016

Nafiatus Sapputri mahasiswi jurusan Administrasi Negara FISIP ini cukup jeli dalam melihat peluang bisnis. Pilihannya menekuni bisnis hijab ternyata berbuah manis. Dengan potensi penjualan 50 transaksi dalam sehari, bisnis ini mampu menghasilkan keuntungan bersih 3 juta rupiah dalam sebulan. Dengan memakai merk Muse5, hijab buatan Nafia begitu laris manis terutama dikalangan mahasiswi.

“Alhamdulillah sudah ada sekitar 50 reseler yang ikut menjual produk kami, hijab yang kami jual adalah hijab instan namun modelnya sangat beragam dan dengan harga yang terjangkau,” ujar gadis asli Wuluhan Jember ini.

Nafia mengaku, walaupun harga murah kualitas dari kain yang dia gunakan dalam pembuatan hijab bisa dibandingkan dengan produk sejenis yang ada dipasaran.

“Untuk kualitas bahan yang sama konsumen saya mengaku lebih hemat uang hingga 20 ribu rupiah. Maka dari itu Muse5 ini laris manis dikalangan mahasiswi yang cenderung suka model yang bagus, bahan bagus tapi harga yang murah,” tuturnya.

Gadis kelahiran Februari 1997 ini mengaku, dengan modal awal satu juta rupiah kini usahanya sudah mulai berkembang pesat. Untuk memenuhi permintaan pasar dia bekerja sama dengan dua orang temannya dan dibantu oleh seorang karyawan.

“Alhamdulillah niatan saya tidak hanya mencari keuntungan semata. Namun bagi saya bisa memberikan lapangan kerja bagi orang lain itu adalah hal yang sangat membahagiakan,” imbuhnya lagi.

Dirinya mengaku kegemarannya dalam berwirausaha sudah ada dan dilakukan sejak dibangku sekolah SMP. Mulai dari jualan kripik yang di produksi oleh tetangganya hingga membuat bros untuk pemanis hijab.

“Sejak SMP sampai SMA kelas dua saya jualan bros produksi saya sendiri. Namun saat menginjak kelas 3 SMP orang tua melarang saya produksi bros dengan alasan menyita waktu belajar,” akunya.

Nafia mengaku dirinya sering diundang dalam bazar yang digelar oleh mahasiswa Universitas Jember ataupun bazar-bazar diluar Universitas Jember.

“Beberapa waktu lalu waktu Mata Najwa syuting di Stadion Jember kami diundang untuk memamerkan produk kami. Alhamdulillah stand kami menjadi produk kreatif terbaik,” pungkanya. (moen,nis)

Leave us a Comment