Ribuan Jamaah Larut Dalam Dzikir Dan Doa

Dzikir_akbar_unej-630x330px

Jember, 27 Februari 2016

Rektor Universitas Jember bersama para Ulama Jawa Timur beserta 3500 masyarakat terlihat begitu khusuk. Mereka secara bersama membaca dzikir yang dipimpin langsung KH. Muhyiddin Abdus Shomad dalam acara Dzikir Akbar dan Doa Bersama Untuk Kemaslahatan Bangsa yang digelar oleh Lajnah Pembinaan Akhlaq Islamiyah (LPAI) Jember bekerja sama dengan Universitas Jember, (12/2). Tidak sedikit diantara mereka yang meneteskan air mata karena larut dalam kekhusuan.

Diawal acara Rektor Universitas Jember Moh. Hasan mengajak seluruh lapisan masyakat untuk senantiasa menjaga keutuhan NKRI. Karena menurutnya, perjuangan para Ulama dalam rangka merebut dan mempertahankan kemerdekaan sungguh  amat sangat besar pengorbanannya.

“Sehingga sangat tidak pantas rasanya manakala bangsa kita yang besar ini sampai bercerai berai hanya karena perbedaan yang sepele” ujarnya saat memberikan sambutan.

Dalam sambutan singkatnya, Moh. Hasan berpesan kepada seluruh jamaah agar tidak mudah terprofokasi dengan isu-isu yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Mari kita bersama menjaga kerukunan berbangsa dan bernegara. Kami Universitas Jember sebagai kampus kebangsaan terus mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga keutuhan kehidupan berbangsa dan bernegara,” tuturnya.

Sementara itu KH Abdul Hamid Hasbullah ketua LPAI Jember mengatakan, ribuan jamaah yang hadir berasal dari seluruh kecamatan yang ada di Kota Jember. jamaah turut hadir dalam acara dzikir akbar yang digelar di ini.

“Adalah puluhan jamaah yang mengendarai Bak terbuka dari seluruh penjuru kota Jember. Mereka semua hadir memenuhi gedung Soetardjo UNEJ ini secara suka rela untuk turut berdoa bersama mendoakan keutuhan NKRI,” paparnya.

Kyai Hamid menegaskan, acara yang juga dihadiri oleh Bupati Jember ini terbebas dari unsur politik manapun.

“Tidak ada maksud politik dalam acara ini. Ini adalah acara doa bersama. Hanya doa dan dzikir bersama untuk ummat yang lebih baik. Karena kami ingin bangsa Indonesia ini menjadi bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai Islam,”pungkasnya.

Leave us a Comment