Komisi Kejaksaan Perlu Dukungan Semua Pihak

KomisiKejaksaan2

Jember, 17 Mei 2017

Keberadaan Komisi Kejaksaan dalam meningkatkan kinerja Kejaksaan Republik Indonesia melalui fungsi pengawasan perlu mendapatkan dukungan semua pihak, terutama dari dunia perguruan tinggi. Penegasan ini diungkapkan oleh Indro Sugianto, SH.MH., Komisioner Komisi Kejaksaan pada acara seminar nasional berjudul Optimalisasi Peranan Komisi Kejaksaan Dalam Meningkatkan Kualitas Kinerja Kejaksaan, yang digelar di aula lantai 3 gedung rektorat Universitas Jember (17/5). Menurut Indro Sugianto, tugas pengawasan yang diamanatkan kepada Komisi Kejaksaan sungguh berat jika hanya disangga oleh Komisi Kejaksaan sendirian.

“Jika dibandingkan dengan komisi sejenis yang juga memiliki tugas pengawasan, maka menurut saya tugas Komisi Kejaksaan jauh lebih berat,” ungkap Indro Sugianto. Untuk itu Indro yang siang itu hadir bersama koleganya, Pultoni, SH., MH., menggandeng Universitas Jember dalam membantu tugas-tugas Komisi Kejaksaan melalui penandatanganan naskah kesepahaman (MoU). “Kami mengharapkan Fakultas Hukum Universitas Jember dapat memberikan masukan bagi Komisi Kejaksaan melalui pemikiran ilmiah dan penelitian yang dilakukan,” imbuhnya.

Ajakan Indro Sugianto mendapatkan respon positif dari Universitas Jember. Sebelum acara seminar dilaksanakan, kedua belah pihak setuju untuk bekerjasama dengan ditandai penandatanganan naskah kesepahaman. Dalam sambutannya, Moch. Hasan, Rektor Universitas Jember menilai penandatanganan MoU antara Universitas Jember dengan Komisi Kejaksaan bakal menjadi pintu gerbang bagi kerjasama yang lebih erat lagi. “Tentu saja Fakultas Hukum sebagai pihak yang berkompeten dalam bidang hukum menjadi penggerak dalam kerjasama ini, namun tentu saja dapat dikembangkan kerjasama dengan fakultas lain yang ada di kampus Tegalboto,” harap Moch. Hasan.

Sementara itu kegiatan seminar menampilkan lima pembicara, Indro Sugianto, SH., MH., dan Pultoni, SH., MH dari Komisi Kejaksaan RI. Akademisi sekaligus dosen Fakultas Hukum Universitas Jember, Dr. Nurul Ghufron  serta Dr. M.N. Harisudin dari Fakultas Syariah IAIN Jember, serta praktisi hukum yang adalah advokat, Manan, SH., MH dari DPC Ikadin Jember. Dalam diskusinya, Indro Sugianto meminta kepada para peserta yang hadir khususnya para mahasiswa Fakultas Hukum agar tergerak memperbaiki hukum Indonesia, salah satunya dengan bersedia menjadi aparat penegak hukum khususnya menjadi jaksa. “Saya berharap para mahasiswa Fakultas Hukum yang berprestasi mau menjadi jaksa, jangan semuanya lantas bercita-cita jadi advokat,” pintanya yang disambut tepuk tangan hadirin yang didominasi mahasiswa Fakultas Hukum dari Universitas Jember dan perguruan tinggi lainnya. (iim)