(Indonesia) Mahasiswa Pascasarjana Universitas Jember Ikuti Pelatihan SEM

SEM_UNEJ

Sorry, this entry is only available in Indonesia. For the sake of viewer convenience, the content is shown below in the alternative language. You may click the link to switch the active language.

Jember, 27 Agustus 2017

Selama ini aplikasi SPSS menjadi andalan bagi mahasiswa dan peneliti dalam menganalisis data univarian. Namun dengan makin berkembangnya cakupan penelitian, maka diperlukan aplikasi yang mampu menganalisisi data multivarian. Salah satu aplikasi yang kini banyak digunakan untuk analisis multivarian adalah Structural Equation Modelling atau SEM. Guna memperkenalkan SEM, Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Universitas Jember menggelar Pelatihan SEM selama tiga hari di Hotel Bintang Mulia (25-27/8). Hadir sebagai narasumber pada pelatihan kali ini adalah Dr. Hari Basuki N., dr., M.Kes, trainer dari Universitas Airlangga, yang juga merupakan Ahli Bidang Biostatistika dan Kependudukan.

Menurut Dr. Isa Ma’rufi, S.KM., M.Kes., Ketua Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat, pelatihan diselenggarakan untuk meningkatkan ketrampilan mahasiswa dalam analisis data penelitian di dalam pengerjaan thesis mereka. “Mahasiswa pascasarjana saat ini mulai dituntut untuk mengolah data multivarian. Oleh karenanya, penting diadakan pelatihan SEM untuk memperkenalkan seperti apa aplikasi yang digunakan dalam pengolahan data multivarian. Aplikasi yang digunakan dalam pengolahan data multivarian diantaranya adalah Amos dan Isrel. Kedua aplikasi SEM tersebut memiliki banyak kelebihan disbanding SPSS,” tuturnya.

Sementara itu menurut Hari Basuki,  dipilihnya aplikasi Amos dan Isrel dalam pelatihan SEM kali ini dengan alasan keduanya yang paling banyak digunakan saat ini dan memiliki banyak keunggulan. “Aplikasi Amos dan Isrel tidak hanya melihat data multivarian saja, namun juga dapat melihat indikator-indikator dari masing-masing variabel dan juga kaitan sebab akibat baik langsung maupun tidak langsung. Itu yang membedakan antara aplikasi SEM dan SPSS,” jelas Hari Basuki.

Tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai aplikasi Amos dan Isrel, namun peserta juga diberikan praktik secara langsung penggunaan aplikasi pada saat pelatihan. Pelatihan kali ini diikuti oleh sebanyak 65 peserta terdiri dari mahasiswa pascasarjana, dan dosen Program dari Universitas Jember, Politeknik Negeri Jember dan Universitas Muhammadiyah Jember. Isa Makrifu berharap agar pelatihan kali ini membuat mahasiswa dapat mengolah sendiri data multivarian hasil penelitian masing-masing mahasiswa, dan juga nantinya bisa diaplikasikan pada dunia kerja. (lid)