Universitas Jember Gelar Sosialisasi SNI Anti Penyuapan

DSC_8497

Jember, 13 September 2017

Praktek suap seakan sudah menjadi akar budaya di negeri ini, pelakunya sudah merata di setiap golongan masyarakat. Jika hal ini terus dibiarkan, yang menjadi korban adalah rakyat dan generasi penerus bangsa. Sosialisasi SNI ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti-Suap diberikan kepada organisasi swasta, publik dan nirlaba. Hari ini Universitas Jember diberikan sosialisasi tersebut oleh Nasrudin Irawan, selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pemasyarakatan Standardisasi Badan Standardisasi Nasional.

Lahirnya ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti-Suap pada tgl 14 Oktober 2016. Standar ini dapat diacu organisasi/perusahaan untuk melakukan tindak pencegahan praktek suap. Inpres Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Tahun 2016 dan Tahun 2017, BSN diberikan mandat untuk melakukan inisiasi upaya sertifikasi anti korupsi dengan instansi pendukung Kemenpan RB, KPK dan BPS.

SNI ISO 37001 memberikan persyaratan dan panduan untuk membangun, menerapkan, memelihara dan memperbaiki sistem manajemen anti suap. Standar ini menentukan penerapan kebijakan, prosedur dan pengendalian organisasi yang wajar dan proporsional sesuai dengan risiko penyuapan yang dihadapi organisasi.

Acara yang dibuka langsung oleh Moh hasan, selaku Rektor Universitas Jember memaparkan “ sosialisasi ini sangat berguna bagi perguruan tinggi terutama Universitas Jember dan terima kasih kepada BSN karena sudah mempunyai beberapa kerjasama dengan kampus kami”tuturnya.

Tidak hanya itu, SNI ISO 37001 tentang anti suap Universitas Jember sebagai legalitas yang menginginkan adanya good governance diseluruh sector sebagai upaya membangun tersebut  salah satu kunci besarnya yaitu komitmen bersama.

Sementara itu, Nasrudin menjelaskan “ resiko penyuapan itu tidak bisa dihilangkan secara total bahkan SNI ISO 37001 adalah standar sistem manajemen anti penyuapan yang ditetapkan oleh BSN”tuturnya.

SNI ISO 37001 sedang dikembangkan sebagai persyaratan dengan panduan untuk digunakan (Tipe A), Ini akan membantu perusahaan dalam desain, implementasi dan benchmarking prosedur kepatuhan anti-penyuapan. Lembaga sertifikasi pihak ke-3 dapat menyatakan kepatuhan organisasi dengan standar SNI ISO 37001 dengan cara yang sama seperti pada standar ISO lainnya (ISO 9001, ISO 14001). Meskipun tidak dapat menjamin bahwa tidak akan ada suap dalam suatu organisasi, sertifikasi atau kesesuaian dengan standar SNI ISO 37001 ini dapat membantu organisasi menerapkan langkah-langkah yang kuat dan proporsional yang secara substansial dapat mengurangi risiko suap dan mengatasi suap dimana hal itu terjadi. Meskipun tidak dapat menjamin bahwa tidak akan ada suap dalam suatu organisasi, sertifikasi atau kesesuaian dengan standar SNI ISO 37001 ini dapat membantu organisasi menerapkan langkah-langkah yang kuat dan proporsional yang secara substansial dapat mengurangi risiko suap dan mengatasi suap dimana hal itu terjadi.

Sosialisasi SNI ISO 37001 yang dihadiri sekitar 86 peserta itu dihadiri oleh : Rektor, Wakil Rektor I, Wakil Rektor II,Wakil Rektor III, Ketua SPI, Dekan semua Fakultas, Wakil Dekan semua Fakultas, LP2M, Kepala Biro I,II,III, dan semua Kepala UPT.